Senin, 24 Oktober 2011

Really, Nobody's Perfect

Saya memang tidak cantik
Saya memang tidak pintar
Saya memang tidak kuat
Saya memang tidak jenius
Saya memang tidak pintar bersosialisasi
Saya memang tidak pantas berada di atas
Saya memang tidak mengasikkan
Saya memang tidak rajin
Saya memang tidak peka
Saya memang tidak baik
Saya memang tidak jujur
Saya memang tidak manis
Saya memang tidak punya tujuan
Saya memang tidak langsing
Saya memang tidak feminim
Saya memang tidak putih
Saya memang tidak husnuzan
Saya memang tidak penurut
Saya memang tidak tahu diri
Saya memang tidak sempurna
......................
Saya tidak sempurna.
Saya hanya selalu berusaha untuk mendekati kesempurnaan
secara berlebihan.
yang akhirnya membuat diri saya lebih mengerti bahwa,
saya sangat jauh dari kata sempurna
bahkan dari alfabet "S" nya masih cukup jauh
Sempurna.
cita-cita yang jelas mustahil. 
tak dapat dipungkiri
mengejar kesempurnaan secara berlebihan akan membuat kita jatuh
tapi, apa jadinya kalau tidak berlebihan?
mengejar kesempurnaan. Tapi kita tahu kita tak dapat mencapainya.
Sia-sia kah? Kosong kah? 
.....................
Sesuatu yang berlebihan itu jelas tidak baik
cobalah untuk mengejar kesempurnaan itu tanpa pamrih
tanpa terpengaruh oleh kata-kata "tak ada yang sempurna"
tanpa pengharapan yang lebih.
mengejarnya setulus hati dengan harapan kita bisa lebih baik dari sebelumnya
Pasti. pasti akan ada hasilnya.

mencoba untuk sempurna = menggapai bulan
tidak bisa sempurna = jatuh
menjadi lebih baik dari sebelumnya = jatuh diantara bintang-bintang
percaya bahwa jalan yang panjang pasti memiliki akhir
percaya bahwa Allah selalu menghendaki yang terbaik untuk hamba-Nya
percaya bahwa kita dapat mengejar kesempurnaan
percaya bahwa kita tidak dapat mencapai sempurna
percaya. selalu percaya bahwa kita dapat berubah lebih, lebih baik lagi
teruslah berlari mengejar kesempurnaan. sampai dimana kamu benar-benar merasa sempurna ; Surga-Nya

 

Sabtu, 08 Oktober 2011

And Finally We Can See Our Finish Line

                Ready... Set... GO! Dan larilah atlet itu dengan kecepatan penuh. Terus berlari untuk melihat garis finishnya. Terus berlari, berlari, dan berlari. Otot-otonya dipaksa untuk berkontraksi lebih sering. Pori-porinya dibiarkan mengeluarkan air yang lengket. Paru-parunya dipaksa untuk mengambil oksigen dan membuang karbon dioksida lebih cepat lagi. Tubuhnya dihempas debu pasir yang membuat dirinya menjadi legam. Matahari dibiarkan memanggang tubuhnya yang sudah ditempa bersama pelatihnya selama satu bulan. Ya,dia sudah tahu. Itu resikonya. Dia sendirilah yang memilih untuk melewati garis start tersebut. Berlari hingga finish
                Atlet itu gambaran dari kami sekarang. Kami, yang terus berlari, berkompetisi, dan belajar. Kami sendiri yang memilih untuk melewati garis start tersebut. Bukan karena paksaan ataupun ancaman. Kami berlari dengan alasan yang sama dengan atlet tersebut : “Kecintaan”. Saya yakin, atlet itu tidak akan kuat menjalani penempaan yang dilakukan pelatihnya kalau dia tidak cinta pada dunia lari. Atlet itu pasti akan menyerah di tengah kalau dia tidak mencintai kerja keras. Atlet itu tidak akan pernah ada dalam dunia kompetisi kalau dia tidak mencintai usahanya. Ya, begitupun dengan kami. Memang, menurut saya “cinta” itu abstrak, klise. Tapi hal tersebut dapat menjadi motivasi utama kami sehingga kami mau melewati garis start tersebut.
                Kami, sudah berada di check point ke 499 dari 500 check point yang harus kami lewati. Artinya, check point terakhir itu adalah garis finish kami. Tiga dari empat komitmen kami telah terpenuhi. Bahkan “3huruf” part 2 pun sudah kami laksanakan. Satu lagi. Satu komitmen lagi. Dan menurut saya, itu adalah hal yang sangaat sulit. Di event tersebut kami berhubungan langsung dengan manusia. Kumpulan manusia yang luar biasa hebat. Lebih hebat dari kami. Ya, atlet itu sedang “bersaing” dengan kompetitor tertangguhnya.
                Benar kata orang bijak, “mempertahankan itu jauh lebih susah dibandingkan mencapai”.  Benar kata orang bijak, “tantangan tersulit itu ada di desa ke-499 saat kamu mau melewati 500 desa”.
                “3huruf” part 2 sudah terlaksana dan bisa dibilang sukses berkat  kami dan bantuan dari angkatan hebat dan calon angkatan hebat lainnya. Atlet itu telah lulus dalam seleksi mengikuti kompetisi. Atlet tersebut mendapat kepercayaan dari para anggota klubnya untuk bisa berkompetisi. Atlet tersebut sedang bersinar dalam klubnya. Namun, andaikan saat atlet tersebut tidak berhasil melewati garis finish atau dia berhasil finish setelah orang lain, sinar itu redup. Pasti.  Manusia cenderung membesarkan 1 kegagalan dibanding 2 keberhasilan. Itu alamiah. Dan siapa yang harus disalahkan? Keadaan? Tidak! Tidak mungkin. Atau bisakah kita bertanya, bukan tentang siapa yang salah. Tapi APA yang salah?
                Belum terlambat, itu masih seandainya. Kami masih belari di jalur kami. Atlet tersebut masih di dalam trek nya. Satu langkah lagi, atlet tersebut sedang berlari mengejar kecintaannya. Melakukan yang terbaik untuk sesuatu yang dicintainya. Bukti terima kasihnya pada pelatihnya. Bukti kecintaannya pada kepercayaan yang didapatnya. Kecintaannya pada klubnya.
                Sebentar lagi teman. Satu lagi hadiah yang akan kami berikan untuk “klub” tercinta kami. Satu lagi hadiah untuk membuat “klub” tercinta kami besar. Kebanggan tersendiri dapat membawa “klub” tersebut besar, dengan adanya kami.
                Drap-drap-drap-drap.... atlet itu masih berlari. Tubuhnya sudah bermandi peluh. Debu dan pasir tertempel di seluruh badannya. Paru-parunya menolak untuk bekerja lebih keras lagi. Kulitnya kisut, menolak mengeluarkan air lebih banyak lagi. Matahari masih setia memanggang tubuh tempaan itu. Kini matanya sudah bisa melihat lingkaran halo. Kompetitor tertangguhnya membuntutinya dari belakang tidak lebih dari jarak 2 meter. Mau menyerah? Sekaranglah saatnya. Pura-pura terjatuh dan keram. Sambil menangis mengerang kesakitan. Dengan begitu petugas medis segera membawanya dengan ambulan dan dia dapat beristirahat di rumah sakit.
                “Saat jatuh, kamu akan merasa kesakitan. Tapi, sakit itu tidak seberapa dibandingkan dengan menyerah sekarang”
                Kalimat itu yang langsung muncul di kepalanya. Kalimat yang pernah dikatakan oleh pelatihnya. Saat jatuh, kamu masih memiliki kaki untuk berdiri. Kamu masih memiliki teman yang menunggu kamu di garis finish. Kamu masih memiliki garis finish untuk dicapai. Kamu tidak sendiri. Dan benar, didepannya tertulis “500th CHECK POINT IS 100 METRES AHEAD”.
                Diacuhkan keletihannya. Diacuhkan rengekan tubuhnya. Diacuhkan otot-otonya yang mulai mengejang. Diacuhkan kerongkongannya yang sarat akan air. Diacuhkan rivalnya yang hampir sejajar dengan dirinya. Terus berlari, berlari, berlari menatap ke depan dan.....  akhirnya garis finish itu terlihat. Di sekitar garis finish tersebut dia melihat teman-teman menyorakinya. Makin lama makin dekat, dan terdengar, AYO! SATU LANGKAH LAGI! SEBENTAR LAGI KAMU AKAN MENGGAPAI BULAN! KAMU KEBANGGAN KAMI!! Hanya dengan kata-kata itu, dia mendapat energi yang luar biasa. Kini kompetitornya sudah tertinggal agak jauh. Di matanya hanyalah tulisan berwarna hitam tebal yang bertuliskan FINISH. Hanya itu. Pikirannya kosong. Naluri yang menuntunnya. Yang dia tahu hanya “saya akan memberikan satu lagi hadiah untuk klub tercinta”.

Dan dia memberikannya.

Satu lagi hadiah yang berhasil membuat “klub” nya jauh jauh lebih besar.

Terima Kasih “klub” ku. Tanpamu saya masih menjadi atlet ingusan yang hanya bisa bermimpi di pojok kamar.

Dan satu lagi hadiah terbesar untuk “klub” nya....
“keberadaan dirinya”
Yang tercinta,
Kami 

Selasa, 27 September 2011

And Finally It Happens

                Ya, akhirnya itu terjadi juga! Acara yang ditunda satu tahun untuk kesiapan panitia akhirnya terjadi. Acara yang kita perjuangkan untuk terjadi akhirnya terjadi juga. Acara yang selama ini menjadi batu besar di depan kita akhirnya terjadi juga. Akhirnya “3huruf” itu akhirnya terjadi juga.
Hal pertama yang gue ucapin saat itu cuma “Subhanallah” sampai berjuta kali. Baru kali ini gue lega selega leganya. Memang ini baru part 1, seenggaknya setengah beban gue juga terangkat. Well, mungkin memang ga boleh kalo gue nganggep acara ini sebagai beban. Itu artinya gue ga profesional. Di luar gue selalu menampakkan muka santai-ga-ada-masalah-apa-apa. Hue selalu ngomong “selooooow!” , “santaaai!” dkk tapi sebenernya gue gak kayak gitu. Gue selalu berusaha keras untuk ga menampakkan kepanikan gue. Haha. Lebay sih.  Jujur acara beginian ga bakal jalan kalo ga karena jasa satu orang yang (pasti) dapat mengubah organisasi gue jauuuh lebih baik. Walaupun terkadang omongannya serasa makan maicih level 11. Haha. Lebay.
                Tapi, ga cuma beliau yang membuat acara yang ter-ketik di proker organisasi gue ini jalan. Ya, “3huruf” ini ga bakal jalan kalo ga diketuai sama seorang bocah yang sebentar lagi pergi ke jepang (oh shit! I wanna go there), seorang bocah yang suka nyuruh-nyuruh orang push-up karena ngelanggar aturan yang ada di organisasi gue. Ya, bocah itu benar-benar jago, keren, dan .... (speechless) haha. Lebay. Gue bener-bener makasih karena dia udah (hampir) berhasil buat jadi ketua “3huruf” ini. Gue seneng banget! Dia loyal banget! Semangatnya mengalahkan kemampuannya! Dia tanggung jawab! Dia rela berkorban!Dia mau belajar! “Kode Etik Pramuka” banget deh dia! 4 huruf buat dia N-I-C-E! Salut banget gue sama dia. Mental + Fisik ga diragukan lagi. Baja banget! Haha. Lebay. 
ini ketuanya :)
                
             Lagi-lagi ga Cuma dia yang membuat “3huruf ” ini berhasil. Ada lagi. Dia seorang cewek, bocah juga. Nah, dia tuh yang kerjaannya ngegaul/SKSD sama orang-orang tak dikenal. (halusnya birokrasi) haha. Lebay. Bocah satu ini paling aktif, giat, rajin, kalo ada job desk. Dia yang paling eksis di Pramuka kota gue. Yah namanya juga “tim inti” haha. Lebay. Beneran ni bocah mantapnya Subhanallah. Dia sering diolokin bu pandu. Dan menurut gue itu memang bukan olokan. Dia itu bener-bener pandu sejati. Dia itu loyal! Dia itu total! Dia itu mejalankan bukan melewati! Dia itu supergirl! Dengan badannya yang kecil dia itu punya tenaga yang besar! Mental + Fisik? Beuuuh jangan ditanya. Satu kabupaten dia juaranya. Kalo kata orang kecil-kecil cabe rawit. Bahkan lebih dari rawit (maicih level 11) haha. Lebay. Tapi dia galaknya Astagfirullah. Ga tau yang mana becanda yang mana serius. Beuuuh satu saran gue, jangan macem-macem dah sama dia. Haha lebay. 
ini dia ibu pandu :D
                Nah, ada lagi nih komponen paling penting  dari “3huruf” ini. Dia ini (masih bocah juga), bagian yang ngatur-ngatur acara. Dia yang ngebuat acara dari A sampe Z. Kerjaan dia sama aja kayak ketuanya a.k.a suaminya, nyuruh-nyuruh push up orang yang ngelanggar aturan di organisasi gue. Tapi..... gue ga pernah nemuin bocah se”kreatif” dia. Jujur dari awal gue masuk organisasi ini gue pengen banget bisa temenan + akrab sama bocah ini. Gue seneng banget sama ide-idenya. 8 dari 10 ide yang dia utarakan cemerlang semua. Kadang gue ga ngerti cara berpikirnya dia. Tapi kalo udah diomongin/ngobrol bareng ni bocah gue jadi ngerti. Dia itu loyal! Dia itu kreatif! Dia itu cantik! satu ambalan yang paling cantik ya dia. Dia itu humoris! Dia itu abstrak!(termasuk tulisannya). Sayangnya dia itu pelupa dan kurang terorganisir. Tapi dia partner gue yang paling unik sedunia! Haha. Lebay.
ini partner aneh gue ;p hehe
                Selain itu, ada satu bocah lagi yang bikin gue salut sama panitia dari “3huruf” ini. Ya, dia ini cowok, partnernya bu pandu. Masih bocah juga. Dia juga pengganti partner gue. Haha. Lebay. Sakiiiit! Ya, intinya dia juga termasuk ke dalam daftar panitia yang gue kagumi. Kontribusi dia REAL banget! Semua hal yang dia kerjakan/lakukan pasti mendapatkan hasil/ ada hasilnya. Dan menurut gue itu supeeer banget. Jujur aja, kalo misalnya ga ada dia gue pasti bakal “dead end”! dia bener-bener Lelaki Sejati. Gue seneng kerja bareng tu bocah. Bocah satu ini juga ga sok dewasa. Dia beneran dewasa. Gue banyak dapat pencerahan karena sering konsultasi sama dia masalah “3huruf” ini. Dia visioner! Dia loyal! Dia rela berkorban! Dia public speaking sejati! Dia pemimpin! Gue salut banget! Tapi sayangnya, dia itu terlalu emosional walaupun sekarang sudah agak berkurang sih. Walaupun gitu, dia partner terbaik gue setelah beberapa orang yang gue sebutin di atas. Haha. Lebay.
ini nih bocahnya :p
                Ya, half way to go! Memang gue gabisa nyebutin panitia acara “3huruf” ini satu-satu. Tapi gue AMAT SANGAT SALUT dengan kinerja angkatan gue. Dengan semangat yang pastinya mengalahkan kemampuan, kita bisa mengadakan revolution of “3huruf”. Ini pengalaman TERBAIK seumur hidup gue. Ga akan gue lupain seumur hidup. Termasuk angkatan atas dan bawah gue yang mendukung terjalaninya acara ini. Gue SALUT sama kalian! Ikatan kekeluargaan dari gajah dan bunga ga bisa diputus oleh waktu, situasi, bahkan keadaan sekalipun. Aku cinta gajah-bunga! Gue masih harus berjuang buat part 2 nya. WISH US LUCK!!!
                Don’t miss my second post about 3huruf : “and finally we can see our finish line”

Senin, 22 Agustus 2011

Kegalauan yang Sesungguhnya

Galau,galau,galau. Jaman sekarang kayaknya kalo ga galau ga gaul ya? haha tapi beneran loh. semua orang dari ujung timur sampe ujung barat ngomongin tuh 5 huruf paling exis. Yah sama kayak perasaan gue hari ini. Galau itu ga jauh-jauh dari labil, ababil, dkk. Dan baru kali ini gue ngerasain labil yang amat sangat luar biasa bahkan sampai membuat gue memenuhi kantung mata gue dengan air. Yap, gue ngerasain itu sekarang sampai tadi siang, tadi sore dan sampai detik gue ngeklik “publish” buat post ini. Bahkan saking galaunya gue bisa memenuhi kantong mata gue lagi dengan air sekarang juga #lebaysekale haha beneran tapi!

Oke, gue bener-bener galau karena masalah organisasi. Yap, gue ngerasain itu sekarang. Organisasi yang hampir gue kasih surat SPD karena ngebuat gue ga nyaman. Dan sekarang gue dibuat galau setengah mati karena gue sayang banget sama organisasi ini. Organisasi yang hanya dalam satu tahun bisa menjadi tempat menemukan jati diri gue. Organisasi dimana gue bisa jadi diri gue sendiri, organisasi dimana gue pengen selamanya ada di sana tapi ga mungkin bisa.

“Buatlah organisasi ini besar karena adanya kalian bukan kalian yang besar karena organisasi ini.” Sampai sekarang kalimat yang diucapkan salah satu alumni dari organisasi tersebut masih teringat di kepala gue. Dan event kali ini adalah salah satu cara untuk membuat nama organisasi itu besar. Yap, semua anak “sekolah kehidupan” juga pasti tahu. Event dimana kami, pengurus organisasi itu harus mencari orang-orang yang tepat untuk membuat organisasi ini lebih besar, lebih baik, dan pastinya lebih hebat! Orang yang bisa mengorbankan dirinya tanpa mengeluh. Orang yang bisa bekerja sama dengan rekan satu timnya. Orang yang peka tanpa pamrih. Orang hebat yang membuat organisasi itu hebat karena keberadaan angkatannya. Orang yang bisa menghormati semua ilmu yang mereka dapatkan. Orang yang bisa melihat sisi positif suatu masalah seburuk apapun penempatannya. Orang yang selalu berusaha sempurna walaupun tidak bisa.

Well, walaupun ini biasa aja tapi gue bener-bener ngerasain semua perjuangan yang pernah kita lakuin. Setelah tahu mereka seperti itu gue bener-bener shock. Gue langsung berpikir cara yang tepat buat ngeubah mindset mereka. Tapi, gue bukan orang sempurna yang bisa ngeubah seseorang kayak main the sims. Gue cuma orang biasa yang menginginkan kalian bisa lebih baik dari kami setidaknya lebih baik dari saya. Oke, disini posisi kita sama, yang membedakan hanya: kami lahir lebih dulu dari kalian, otomatis kami memiliki pengalaman sedikit lebih banyak dari kalian. Setidaknya, bolehkan kami membagi pengalaman kami kepada kalian?

Oke, ini bukan salah kalian. Jelas dan pasti ini salah gue. Gue selalu kabur dari kenyataan, gue selalu memandang sesuatu dari sudut pandang yang negatif, gue selalu membandingkan kalian, gue selalu tidak memikirkan perasaan kalian, yang paling fatal gue selalu ga peduli sama kalian. Maaf maaf maaf, kalau misalnya ada sebuah frase yang sama dengan seratus juta maaf pasti udah gue ucapkan semuanya kepada kalian.

Tapi, apa cuma dengan kata maaf saja kami bisa ngebuat kalian lebih baik dari kami? Cuma dengan maaf saja kami bisa buat organisasi itu besar dengan adanya kalian? Cuma dengan kata maaf saja kami bisa membuat kalian menjadi SUPERTEAM?

JELAS TIDAK!

Mungkin kalian tidak mau kami didik, setidaknya, biarkan kami membagi pengalaman kami yang sebelumnya belum pernah kalian alami. Biarkan kami memberi materi yang belum pernah kalian dapatkan sebelumnya. Biarkan kami memberikan pelajaran sesungguhnya tentang apa itu arti PEMIMPIN, apa itu arti organisasi.

Event ini adalah AWAL kalian, pembekalan kalian untuk membuat kalian lebih siap lagi untuk memegang kepemimpinan selanjutnya. Tapi event ini adalah AKHIR bagi kami yang tidak lama lagi harus pergi menuju masa depan kami masing-masing, tanggung jawab kami agar kalian bisa membuat organisasi yang amat kami cintai ini besar, hebat dengan adanya kalian.

Buat kalian : hidup itu adalah perjuangan, perjuangan membutuhkan pengorbanan, apabila tidak ingin berkorban ‘say nothing, do nothing, BE NOTHING!’

Buat kami : Teruslah menggapai bulan, jika kalian gagal dalam menggapainya, tenang saja, kita akan jatuh diantara bintang-bintang. Percaya kalau usaha kita ga akan sia-sia, do the best for the best!

Setiap ada awal , Pasti ada akhir

Walaupun kami jauh, kami selalu memikirkan kalian

Kami selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian

Ya, karena kalian hadiah dari “sekolah kehidupan” untuk kami


Tertanda,

Kami

Note : gue berkali-kali mengisi kantung mata gue dengan air dan medistribusikan airnya ke hidung sehingga terdengar bunyi srot-srot selama pengetikan haha #gapentingbanget. Maaf kalo hari ini gue melankolis banget T-T

Senin, 01 Agustus 2011

Boneka Kokeshi

Kokeshi? Kokeshi? makanan apa pula itu Kokeshi? bukan, bukan! Kokeshi itu bukan makanan, Kokeshi itu boneka.Kokeshi adalah boneka tradisional kerajinan tangan yang terbuat dari kayu dan telah ada sejak 150 tahun yang lalu. Boneka Kokeshi telah berevolusi dari sekedar mainan anak yang sederhana menjadi bagian dari kesenian rakyat Jepang dan berkembang menjadi cinderamata wisatawan.

Ya, kurang lebih itulah definisi dari Kokeshi sendiri. Dan tahukah kaliaaaaan? Ibu saya membelikan satu BONEKA KOKESHI! IYEEEEEY! aku senang-senang-senang! owyeah!!

Ini nih bonekanya :


Dari samping :

Boneka Kokeshi Hijau Tosca :


ya, itulah boneka kokeshi saya. Maaf kalau berlabihan tapi menyenangkan sekali bisa selangkah lebih dekat dengan impian saya. Intinya hanya berbagi kebahagiaan. haha. ngomong-ngomong udara pagi ini sejuk banget, lebih tepatnya dingin, brrrr, yasudah saya mau berkemul dulu biar jadi hangat hehe (sepik!) see ya on the next posting!

Selasa, 12 Juli 2011

Panas Dingin Ciater

hai hai hai! baru nge-post lagi nih, gara-gara ga ada kerjaan yasudahlah kita ngepos. well, ceritanya saya mau nyeritain cerita liburan saya yang berceritakan mengenai Ciater, Subang. Ciater dimana tuch? kalo belum tahu Ciater tuh deket Bandung agak naik dikit, yaaah, akuratnya tanya mbah google sajalah.

jadi, ceritanya, saya pergi ke Ciater karena ayah saya ada acara disana. Itung-itung sekalian liburan. Walaupun cuma 2 hari 1 malem tapi (lumayan) seru kok! Dari Bogor kami berangkat jam 8, terus karena saya baru tidur jam 4 subuh (nonton HANA-KIMI! kyaa Ikuta Toma ganteng! haha) jadi selama perjalanan saya tidur-bangun-tidur-bangun. saya bangun sepenuhnya waktu sampai di KM 57 buat makan siang (saya cinta makanan! haha). Makannya di restoran yang selalu ada di setiap rest area SOLARIA. saya memesan Ifumie Seafood. Intinya, saya sudah kenyang.........

Lanjut, saya berjalan lagi untuk bisa sampai ke Ciater. Nah, karena masih ada sisa-sisa capenya, jadinya saya tidur (apabolehbuat). Intinya saya tidur......

Bangun-bangun, mobil saya sudah dihentikan di sekitar jalan di sekitar Lembang (nostalgia OSK Kebumian, hiks T-T) dan saya di mobil.sendirian. .......... (waitforamoment)
aaaah, ajaibnya saya sudah diluar bersama keluarga saya. Nah, disitu saya beli Ketan Bakar. Apa itu ketan bakar? yaitu ketan kotak yang di bakar. Intinya, saya makan Ketan Bakar dengan bumbu oncom + kalapa. MANCAAAB! saya tambah sampai 2 biji haha (saya cinta makanan!)

KETAN BAKAR nyum nyum



oke, karena kenyang jadinya saya tidur lagi sambil dengerin lagu melalui ipod. na na na na~~~ eh, sori pit bentar. dan ga kerasa saya sudah sampai di CIATER yeeeey!! pas buka kaca mobil, brrrr... sejuk sekaleee. Nah, karen lokasi hotspringnya deket sama Gn. Tangkuban Perahu, jadinya saya mampir deh. Saya antusias banget nih karena ada hubungannya sama kebumian. ah, ke..ke...kebumian hiks T-T.(tolong abaikan. haha) nah tuh saya bayar tiket supaya bisa liat tuh Kawah Ratu. Tiketnya 80rebu itu mobil + 5 orang. hohoho. pas naik naik ke puncak gunung tinggi tinggi sekalii~~~ eh, sori, pas naik naik di awal disambit sama Kawah Domas, tapi karena udh jam setengah 5 jadinya kita lanjut ke Kawah Ratu. Sepanjang perjalanan saya liat-liat sambil dengerin lagu, lumayan video klip dadakan. Namun, yang membuat saya tidak jadi membuat video klip dadakan adalah bau belerang yang seperti kentut busuk, eh telur busuk, ya mirip-mirip deh.

Tiba tiba saya ngeliat banyak orang pada parkir (yaiyalah) buat ngeliat tu Kawah Ratu. Setelah dapet parkiran, langsung deh turun tustel siap, ipod siap, hp siap, (mau ngapain bu?) Intinya sudah siap untuk ngeliat Kawah Ratu........

Karena kabut yang masih rame (tebel maksudnya) saya belum bisa melihat kawahnya, jadi, nunggu sebentar dulu, menikmati bau belerang hm, maknyus nyum nyum. di sela-sela menunggu saya foto-foto dulu ini fotonyaaaa :





pas kabutnya masih tebel



Nah, setelah nunggu kira-kira 10 menitan, kabutnya udah mulai ilang. Pemandangannya, SUBHANALLAH!!! speechless deh, keren banget, ini tak kasih fotonya saja




foto bareng keluarga!


gimana gimana? keren kan? tapi perjalanan belum usai!
habis dari Kawah Ratu saya dan keluarga langsung capcus ke tempat tujuan (kali ini saya ga tidur karena udah dekat, ehehehe). Namanya Ciater Spa Resort. intinya : KEREN! ada kolam air panasnya. Suhunya 42derajat lumayan panas tuch. tapi enak banget angeeeet! Tapi maaf ya, karena takut basah jadinya ga ada foto-fotonya.
Paginya saya naik kuda. Disana ada fasilitas naik kuda, jadi deh saya naik kuda. Kapan lagi naik kuda bo? haha Sekali lagi maaf fotonya tak adaaaa! ada di hape kakak saya. Saya disuruh sama pendampingnya buat coba menunggang sendiri, dan lumayan saya cukup berbakat. Walaupun gabisa jauh-jauh dari pendampingnya, seenggaknya saya bisa buat kudanya lari dengan kemampuan saya sendiri (uoooo!)haha.

Udah selesai puas bersenang-senang di Ciater kita pulang kembali ke Bogor, nah, di tengah jalan kita mampir dulu di NATURAL yaitu tempat petik Strawberry sendiri, iyeeeey! langsung aja, ini fotonya :







ini foto di bunga yang saya temukaaan!



Nah, udah tuh dapet stoberi sebelumnya saya makan ketan bakar dulu (ahahaha lagi) maklum laper, dan saya membawa 2 bungkus buat di perjalanan emmm nyum nyum! hehe
ya, akhirnya kita sampai di penghujung perjalanan.
Sampai ketemu lagi di POSTING-an berikutnyaaaa! maaf kalo bahasa+tampilan berantakan lagi ga mood ehehehe! GOOD BYE!!

Jumat, 11 Maret 2011

Bandingkan...Bayangkan...

Tokyo - Gempa berskala 8,9 skala richter (SR) yang mengguncang Jepang pada pukul 05.46 GMT mengakibatkan gelombang tsunami. Tsunami menerjang mencapai jarak 5 KM dari garis pantai. Salah satunya wilayah Fukushima.

Seperti yang diberitakan Kantor Berita Xinhua, Jumat (11/3/2011), Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menghimbau kepada publik untuk tetap tenang menghadapi bencana.

"Pemerintah kami akan mengupayakan segala cara untuk meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh gempa," kata Kan pada konferensi pers setelah pertemuan tersebut.

Tsunami setinggi 10 meter telah menyapu Kota Sendai sehingga banyak rumah terendam air laut. Sementara itu, landas pacu Bandara Sendai terendam akibat tsunami, menurut laporan dari media lokal.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) pertama menaikkan skala gempa dari 7.9 SR menjadi 8.4 SR dan kemudian menaikkannya lagi menjadi 8.9 SR, yang dinyatakan badan tersebut sebagai salah satu gempa terbesar yang pernah tercatat di Jepang.

Survei Geologis Amerika Serikat melaporkan besar gempa adalah 8.9 SR, gempa terbesar yang pernah dialami oleh Jepang, menurut NHK.

Pusat dari gempa yang terjadi pada pukul 14.46 waktu setempat dan 05.46 GMT terletak di sekitar 130 km sebelah timur Prefektur Miyagi di kedalaman 24.4 km di bawah permukaan laut, menurut JMA.

Peringatan tsunami meluas ke daerah Pasifik, Asia Tenggara dan negara-negara Amerika Latin, termasuk Selandia Baru, Chili, Indonesia, Filipina dan Taiwan.

Di Tokyo dan sekitarnya, sekitar 4 juta rumah mengalami pemadaman lisrik.

Sekretaris Kepala Kabinet, Yukio Edano mengatakan bahwa Pemerintah Jepang telah mengerahkan pasukan ke Prefektur Miyagi. Dan Menteri Pertahanan mengirimkan delapan pesawat tempur untuk memeriksa kerusakan di daerah-daerah yang paling parah terkena dampak tsunami.

Dan Kepolisian Jepang mengerahkan 900 pasukan penyelamat ke daerah yang terkena gempa di daerah Timur Laut Jepang.

Sementara kebakaran dilaporkan terjadi di 48 lokasi, termasuk di sebuah pabrik besi di Prefektur Chiba.

Gempa tersebut mempengaruhi sarana-sarana transportasi utama Jepang, termasuk bandara Narita yang ditutup untuk pengecekan keselamatan di landas pacunya.

Tayangan televisi menunjukkan bahwa perahu nelayan dan mobil-mobil terbawa arus ke dalam kota dan air berlumpur menyapu daerah pertanian dan kendaraan-kendaraan yang terbalik terlihat ikut mengambang di air.-detikNews.com

Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Kehendak alam siapa yang bisa melawan? Semaju-majunya negara Jepang pasti akan jatuh juga.
Namun, yang saya salut dari Jepang adalah, waktu nonton cuplikan beritanya, masih ada gedung yang berdiri, jalan layang masih berdiri tegak, dan korban jiwa hanya sedikit. Susah sekali kalo mau dibandingin sama Indonesia. Kita memang negara berkembang, tapi kalau berkembang terus kapan majunya? Kita harus mengambil teladan dari sikap-sifat orang Jepang.Cukup dari diri kita sendiri dulu, especially pemerintahnya. karena mereka adalah teladan, contoh, dan panutan. Kalo pemerintah korup, rakyat juga korup. Ayo bangkit dari keterpurukan (pemerintah) kita. Indonesia adalah negeri yang kaya. baik SDA maupun SDM nya. tinggal cara ngaturnya aja. FIGHT! FIGHT! FIGHT! (loh? ko jadi fight? haha yasudahlah)

Kamis, 17 Februari 2011

sebuah buku front biru tua

akhir-akhir ini saya jadi sering menulis di buku front saya. bisa dibilang itu salah satu pekerjaan baru saya karena saya tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa buku itu akan saya gunakan untuk melimpahkan uneg-uneg saya. mungkin terdengar seperti diary tapi saya tidak mau menyebutnya sebagai diary. mungkin bisa dibilang sebagai catatan kehidupan. dan itu efektif sekali untuk menurunkan amarah saya. yaa walaupun tidak seefektif berwudhu. haha tapi akhir-akhir ini saya jadi merasa lebih tenang dengan hanya menulis di buku front biru tua saya itu. 1 catatan : sampai matipun saya tidak mau memperlihatkan isi buku itu. karena..... : rahasia. haha. ya itu catatan hidup saya dan itu privasi. mungkin kalian mau mencobanya juga?

ini bagian depannya :


dan ini bagian belakangnya :


ini salah satu halaman depannya :



saya cinta buku front biru tua saya <3

Jumat, 28 Januari 2011

aku bersyukur karena.......

aku bersyukur karena pindah ke Bogor
aku bersyukur karena masuk ke SMP 4
aku bersyukur karena masuk ke kelas orang jenius 9A
aku bersyukur karena bisa berteman sama anak2 jenius
aku bersyukur karena ketemu orang yang mengubah hidupku
aku bersyukur karena aku pernah les di Sentral Edukatif
aku bersyukur karena nilai UN ku yang (lumayan) memuaskan
aku bersyukur karena diterima di SMAN 1 Bogor
aku bersyukur karena ikutan Big Camp
aku bersyukur karena bisa masuk ke kelas X-6 a.k.a Senam Pagi
aku bersyukur karena ketemu ditta, adel, pandu, galuh, ica, salsa, ainun, dkk Senam Pagi
aku bersyukur karena ditolong lagi oleh orang yang telah mengubah hidupku
aku bersyukur karena bertemu dengan Yosita Noviani a.k.a GJB
aku bersyukur karena ikutan basket
aku bersyukur karena bisa belajar dari kekalahan
aku bersyukur karena aku dikelilingi oleh teman-teman yang baik
aku bersyukur karena bisa ikut merasakan apa itu turnamen
aku bersyukur karena bisa mengenal sama kakak2 yang menjadi inspirasi hidupku
aku bersyukur karena pernah rajin (hahaha)
aku bersyukur karena masuk ke kelas XI IPA 3
aku bersyukur karena sekelas lagi sama Yosita Noviani
aku bersyukur karena ketemu pp, iqi, garis, mayadul, dkk IPA 3
aku bersyukur karena bisa menjadi bagian dari basket
aku bersyukur karena ....................(yang ini rahasia. haha)
aku bersyukur karena aku telah dilahirkan ibuku


aku bersyukur karena aku adalah aku

(sebenernya masih banyak loh. haha)

Minggu, 16 Januari 2011

SMA cuma sakali

Prioritas adalah suatu hal yang kita utamakan. dan sekarang saya punya masalah dalam hal tersebut. mungkin karena saya orang yang benar-benar ingin menerapkan prinsip ekonomi "bekerja sedikit untuk hasil yang banyak". dan kini saya benar-benar terjebak di dalam hal yang tidak dapat saya tinggalkan (??? actually I dont understand.haha) daripada mikir yang berat-berat kenapa ga dijalanin aja? jadi inget kata a male : "raih prestasi sebanyak-banyaknya. kesampingkan hal yang ga perlu. fokusin diri kamu di prestasi aja. entah di akademik atupun non akademik. cuma sekarang kesempatannya. bisa berprestasi di banyak bidang kan membanggakan juga. ga cuma talented, tapi multitalented." waduh! cuma dari situ saya langsung... tring!! bersinar #lebay haha. tapi beneran. pas banget saya mau mengorbankan sesuatu yang PENTING untuk suatu hal yang TIDAK PENTING (sebenernya bukan ga penting, namun dalam konteks nya termasuk ga penting untuk saat ini). yaaah.. saat ini saya mau fokus dulu ke prioritas saya. saya ga mau ngulangin kesalahan saya lagi a.k.a jatuh ke lubang yang sama. kapan lagi kita SMA? kesempatan saya tinggal sekali seumur hidup aaaaaayo pasti pasti pasti bisa!!!
saya harus ke jepang! no matter when! harus! harus! harus!

kayaknya saya maniak banget sama jepang. hm... sebenarnya memang saya suka jepang. yaah mau bagaimana lagi? namanya juga suka. haha apasih?